Para alumni Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro telah membuktikan kontribusi nyatanya dalam berbagai bidang yang berkaitan dengan pengembangan manusia dan masyarakat. Lulusan Fakultas Psikologi Undip memainkan peran strategis di sektor pemerintahan, industri, layanan kesehatan mental, dan pendidikan.
Sebagian dari mereka telah meraih pencapaian yang membanggakan dan dipercaya mengemban tanggung jawab penting di tingkat nasional. Jejak langkah mereka mencerminkan bahwa pendidikan psikologi di Fakultas Psikologi Undip tidak hanya menghasilkan lulusan yang andal, tetapi juga pemimpin perubahan yang membawa dampak positif bagi kesejahteraan individu dan kemajuan masyarakat.
Lulusan S1 Psikologi tahun 2004 yang saat ini mengemban amanah sebagai Vice President Pelayanan Human Capital Regional Jawa, Madura, dan Bali di PT PLN (Persero) Kantor Pusat. Sejak bergabung dengan PLN pada tahun 2005, ia telah menunjukkan dedikasi dan kapabilitas tinggi dalam pengelolaan sumber daya manusia, hingga dipercaya menempati posisi strategis di salah satu BUMN terbesar di Indonesia. Selain aktif menjalankan tanggung jawab profesionalnya, ia juga terus mengembangkan kompetensi dengan terlibat aktif pada berbagai program perusahaan, sebagai wujud komitmen terhadap pembelajaran sepanjang hayat dan penguatan kapasitas kepemimpinan.
Perjalanan kariernya mencerminkan sinergi antara latar belakang psikologi dan praktik manajemen SDM di organisasi berskala nasional.
Lulusan Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro tahun 2006 yang telah mengabdikan diri di Kementerian Keuangan Republik Indonesia sejak tahun 2010. Dengan latar belakang keilmuan psikologi, Sandra meniti karier sebagai HR Generalist di Inspektorat Jenderal Kementerian Keuangan Republik Indonesia, kemudian mengemban peran strategis sebagai konselor sekaligus perintis Layanan Konseling Kementerian Keuangan sejak 2011 hingga kini. Dengan rekam jejak yang memadai, Sandra dipercaya untuk mengemban amanah sebagai Head of Competency Development subdivision di instansi yang sama pada tahun 2019 hingga 2023.
Selanjutnya, pada tahun 2024 hingga saat ini, Sandra menyandang posisi sebagai HR Auditor di instansi tersebut. Selain aktif dalam tugas institusional, ia juga dikenal sebagai pembicara, trainer, interpreter, dan validator dalam berbagai kegiatan pengembangan SDM di lembaga seperti PKN STAN dan Institute of Internal Auditors (IIA). Kiprahnya mencerminkan sinergi antara keahlian psikologi dan kebutuhan organisasi dalam membangun sistem kerja yang sehat, profesional, dan adaptif.
Lulusan Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro tahun 2015 yang telah membangun karier di bidang human capital dengan pengalaman di berbagai perusahaan nasional terkemuka. Ia memulai perjalanannya sebagai Talent Acquisition Staff di PT Lativi Mediakarya (TV One) pada tahun 2016, kemudian bergabung dengan Angkasa Pura sebagai Human Capital Generalist pada 2017, dan di tahun yang sama melanjutkan kariernya di Garuda Indonesia sebagai Human Capital Analyst. Berkat dedikasi dan kompetensinya, sejak tahun 2023 Thrias dipercaya menjabat sebagai Career Management Department Head di perusahaan penerbangan nasional tersebut.
Ia juga mengantongi sejumlah sertifikasi profesional seperti Human Capital Management BNSP dan Certified Human Resources Professional (CHRP), yang mendukung perannya dalam merancang strategi pengelolaan karier karyawan dan pengembangan SDM secara berkelanjutan.
Lulusan Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro tahun 2005 yang telah meniti karier di dunia perbankan sejak tahun 2006 dan memiliki rekam jejak kepemimpinan di berbagai posisi strategis. Tahun 2022-2024 ia menjabat sebagai Branch Manager Bank DKI Kantor Cabang Semarang, setelah sebelumnya berperan sebagai Head of Funds and Services Section di Kantor Wilayah Semarang PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) selama periode 2015–2021. Berbekal pengalaman mendalam di sektor keuangan dan layanan perbankan, Wima juga memperkuat kompetensinya dengan sertifikasi Risk Management of Banking Level 2 dari BSMR.
Saat ini Wima berkecimpung di dunia investasi dengan bergabung di Mirae Asset Sekuritas sejak tahun 2025. Kombinasi antara latar belakang psikologi dan keahliannya di bidang perbankan menjadikan Wima sebagai pemimpin yang adaptif, analitis, dan berorientasi pada pengembangan tim serta pelayanan prima.
Lulusan Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro tahun 2005 yang telah mengabdikan hampir dua dekade kariernya dalam bidang manajemen human capital strategis dan psikologi industri serta organisasi. Sejak bergabung dengan PT Pupuk Sriwidjaja (Pusri) pada tahun 2006, ia dipercaya menempati berbagai posisi penting, termasuk sebagai Vice President of People Development & Organization (2021–2024), menjabat sebagai Senior Officer for Finance & GA Director (2024), serta saat ini sebagai Ketua Yayasan Sosial Pendidikan Pusri.
Kepeduliannya terhadap pengembangan manusia tidak hanya tercermin dari peran profesionalnya, tetapi juga melalui kiprah aktifnya sebagai pembicara, trainer, dan relawan di berbagai kegiatan. Dengan semangat sebagai human capital enthusiast, ia terus mendorong transformasi organisasi melalui perencanaan strategis pendidikan dan pengembangan SDM yang berkelanjutan.
Alumnus Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro angkatan 2008, merupakan seorang praktisi human capital yang telah meniti karier lebih dari satu dekade di industri farmasi. Pengalaman dan dedikasinya dalam mengelola sumber daya manusia membawanya meraih kepercayaan untuk menempati posisi strategis sebagai Manager Human Capital Operasional & Hubungan Industrial di PT Phapros, Tbk. sejak tahun 2021.
Kiprahnya mencerminkan penerapan ilmu psikologi yang kuat dalam mendukung pengelolaan organisasi, hubungan industrial yang harmonis, serta pengembangan karyawan di lingkungan industri yang dinamis dan kompetitif.
Alumnus Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro lulusan tahun 2010 yang telah mengukir karier cemerlang di bidang Human Resources selama lebih dari 14 tahun. Ia memulai perjalanannya sebagai Recruitment Officer di PT Kompas Gramedia pada tahun 2011, kemudian menempati berbagai posisi strategis di sejumlah industri. Sejak tahun 2024, Eva menjabat sebagai HRBP Development & Project Division Head di Integra Group, perusahaan manufaktur furnitur kayu terkemuka, setelah sebelumnya mengemban amanah sebagai Corporate Human Capital Division Head di Purinar Logistics.
Dengan keahlian dalam rekrutmen, manajemen talenta, pengembangan program pelatihan, serta hubungan industrial, Eva dikenal sebagai pemimpin yang mampu menyelaraskan strategi SDM dengan tujuan bisnis untuk menciptakan budaya kerja yang produktif dan berkelanjutan. Ia juga aktif sebagai trainer dan pemegang berbagai sertifikasi profesional seperti Training for Trainer BNSP dan Certified Assessor Assessment Center, yang semakin memperkuat kontribusinya dalam membangun sumber daya manusia yang unggul.
Adalah seorang profesional berpengalaman dalam pengembangan SDM dengan rekam jejak sukses di industri asuransi jiwa multinasional. Berbekal latar belakang akademik S-1 Psikologi dari Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro (lulusan tahun 2003), ia memiliki keahlian dalam perencanaan tenaga kerja, implementasi budaya organisasi, pembelajaran dan pengembangan, coaching, serta akuisisi talenta.
Ia juga mengantongi kredensial internasional PCC (Professional Certified Coach) dari International Coaching Federation (ICF) Global, USA. Atas kiprahnya, Sri Malahayati diakui sebagai salah satu pemimpin masa depan bidang HR di Indonesia dengan meraih peringkat ketiga dalam ajang Indonesia’s HR Future Leader yang diselenggarakan oleh SWA Magazine dan Universitas Indonesia pada Desember 2014.
Firman, S.Psi., M.M., adalah seorang profesional di bidang komunikasi pemasaran dengan lebih dari 13 tahun pengalaman di berbagai perusahaan terkemuka. Lulusan Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro tahun 2005 ini kemudian melanjutkan studi Magister Manajemen Bisnis, yang memperkuat pemahamannya tentang perilaku konsumen serta eksekusi strategi pemasaran yang efektif.
Perjalanan kariernya mencakup peran strategis di Indosat, Selular Group, dan Nexmedia sebelum mendirikan #Next Brand serta mengembangkan berbagai proyek kreatif di industri media digital. Ia juga memimpin pengembangan dan operasional retail frank green di Indonesia, menghadirkan brand internasional tersebut melalui pendekatan pemasaran yang inovatif. Selain itu, ia pernah memimpin Oppal Multi-Platform Media dan kini menjabat sebagai CEO Maestro Nexindo Indonesia, menggabungkan kreativitas dengan praktik bisnis berkelanjutan dalam setiap langkah profesionalnya.
Amy Zein adalah alumni Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro angkatan 1996 yang dikenal sebagai salah satu Top 10 MasterChef Indonesia Season 6. Berkarier secara multitalenta, ia pernah menjadi Radio Host di 95.1 Kis FM serta aktif sebagai MC, TV Host, dan Public Speaking Trainer.
Kecintaannya pada dunia kuliner mendorongnya untuk terus berkarya melalui berbagai aktivitas memasak, konten kreatif, dan berbagai kolaborasi di industri makanan. Berbekal latar belakang psikologi dan pengalaman panjang di dunia komunikasi, Amy dikenal sebagai sosok yang hangat, energik, dan inspiratif dalam membawakan berbagai acara maupun pelatihan publik.
Fredi Juli Saputro, S.Psi. merupakan alumni Fakultas Psikologi UNDIP angkatan 2010, seorang profesional di bidang sumber daya manusia sekaligus wirausahawan kuliner. Saat ini ia bekerja di bagian HR di PT Indonesia Power, setelah sebelumnya mengembangkan pengalaman sebagai recruiter di berbagai perusahaan, yang memperkuat keahliannya dalam pengelolaan SDM.
Di luar karier korporatnya, ia juga dikenal sebagai owner Bobakar, sebuah usaha kuliner yang terus berkembang. Perpaduan antara kompetensi psikologi, pengalaman profesional, dan jiwa entrepreneurship menjadikannya sosok yang dinamis serta mampu mengelola peran ganda dengan efektif.
Widya Rostin, M.Psi., Psikolog, adalah alumni Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro angkatan 2002 yang melanjutkan pendidikannya pada Program Magister Profesi Psikologi. Beliau memiliki pengalaman praktik psikologi selama lebih dari 10 tahun, dengan fokus pelayanan yang luas dalam asesmen maupun intervensi psikologis.
Ibu Widya juga telah tersertifikasi EMDR (Eye Movement Desensitization and Reprocessing) Level II, sebuah metode psikoterapi yang efektif untuk trauma healing. Saat ini, selain berpraktik sebagai psikolog, beliau juga menjabat sebagai CEO Hanabita Consulting, di mana ia mengembangkan layanan profesional psikologi.