Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro kembali menunjukkan kiprah internasionalnya. Dekan Fakultas Psikologi UNDIP, Prof. Dian Ratna Sawitri, Ph.D., hadir sebagai presenter dalam APCDA Hybrid Conference 2026 yang mengusung tema “Inclusive Career Development in Global Transitions”. Forum bergengsi ini diselenggarakan oleh Asia Pacific Career Development Association dan mempertemukan akademisi serta praktisi pengembangan karier dari berbagai negara di kawasan Asia Pasifik hingga global.
Konferensi ini menjadi ruang strategis untuk bertukar ide, berbagi praktik terbaik, sekaligus memperluas jejaring kolaborasi lintas negara. Kehadiran delegasi internasional mencerminkan semakin pentingnya isu pengembangan karier dalam menghadapi perubahan global yang dinamis. Tema inclusive career development menegaskan pentingnya pendekatan yang tidak hanya berfokus pada kelompok mayoritas, tetapi juga memberi perhatian pada keberagaman latar belakang—mulai dari gender, etnis, usia, hingga kondisi sosial ekonomi. Semangat inklusi ini sejalan dengan komitmen terhadap Sustainable Development Goals, khususnya dalam mendorong kesetaraan, pemberdayaan, dan memastikan tidak ada pihak yang tertinggal.
Dalam forum tersebut, Prof. Sawitri mempresentasikan karya ilmiah berjudul “Predictors of Career Resilience in Indonesia Early-Career Talents”. Karya ilmiah tersebut berkontribusi pada pencapaian SDG 3 (Good Health and Well-Being), SDG 4 (Quality Education), SDG 5 (Gender Equality), dan SDG 8 (Decent Work and Economic Growth). Partisipasi ini juga merupakan bagian dari EQUITY Project UNDIP Batch 2 Tahun 2026, sebagai wujud nyata komitmen UNDIP dalam memperkuat kapasitas akademik, memperluas internasionalisasi riset, serta berkontribusi aktif dalam agenda pembangunan berkelanjutan global.
Lebih dari itu, keikutsertaan dalam forum ini juga menjadi langkah taktis dalam membangun international research group Center for Career, Education, and Capacity Development Studies (CAREERS) 2026 yang merupakan penyempurnaan dari Center for Career and Capacity Development Studies (CAREERS) yang telah berkembang pada era sebelumnya. Inisiatif ini diarahkan untuk memperkuat kolaborasi riset lintas negara, mendorong produksi pengetahuan berbasis konteks Asia-Pasifik, serta meningkatkan visibilitas global UNDIP dalam bidang pengembangan karier, pendidikan, dan penguatan kapasitas individu.
Tak hanya sebagai presenter, Prof. Sawitri juga mengemban peran penting sebagai Area Representative for Indonesia di Asia Pacific Career Development Association untuk periode 2024–2028. Peran ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat posisi Indonesia dalam diskursus global terkait pengembangan karier yang inklusif dan berkelanjutan. APCDA sendiri berfokus pada penguatan kolaborasi lintas negara, pengembangan layanan karier berbasis riset, serta advokasi kebijakan ketenagakerjaan yang inklusif dan mendukung akses terhadap pekerjaan layak bagi semua.
Melalui partisipasi aktif ini, Indonesia—melalui UNDIP—semakin menegaskan kontribusinya dalam mendorong pengembangan karier yang adaptif, berkeadilan, dan relevan dengan tantangan global masa kini.




