Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro (UNDIP) resmi menyambut kedatangan delegasi mahasiswa magister beserta dosen dari Faculty of Business, Economics, and Social Development Universiti Malaysia Terengganu (UMT) dalam rangka program pengabdian masyarakat internasional bertajuk International Community Service 2026: Collaborative Action for Environmental Sustainability. Rangkaian kegiatan yang berlangsung pada 3 hingga 7 Mei 2026 di Semarang, Jawa Tengah ini dirancang untuk mengintegrasikan perkuliahan akademik, lokakarya riset, pertukaran budaya, dan aksi pengabdian berbasis lingkungan guna mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada aspek penanganan perubahan iklim dan kelestarian ekosistem laut.
Kedatangan delegasi mahasiswa magister dan dosen dari Malaysia ini bertujuan untuk mempererat hubungan akademik sekaligus memberikan kontribusi nyata terhadap tantangan lingkungan global. Rangkaian kegiatan ini mengintegrasikan berbagai aspek pengembangan, mulai dari perkuliahan akademik, lokakarya metodologi riset lanjutan, hingga pertukaran budaya. Hal ini diwujudkan melalui aksi lapangan yang melibatkan mahasiswa kedua negara untuk turun langsung ke kawasan pesisir.
Ibu Costrie Ganes Widayanti, S.Psi., M.Si.Med., Ph.D. selaku Ketua Panitia menekankan pentingnya kemitraan strategis ini. Beliau menyampaikan, “Kemitraan ini merupakan tonggak penting dalam memperkuat ikatan akademik antar institusi kita. Melalui kolaborasi ini, kami menyediakan kesempatan berharga bagi mahasiswa untuk bertukar pengetahuan dan berbagi pengalaman, baik secara akademis maupun sosial. Keterlibatan mahasiswa dalam aktivitas lingkungan diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran dan komitmen yang lebih besar terhadap keberlanjutan lingkungan bersama masyarakat lokal”.
Puncak dari pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Eduwisata Mangrove Camar, Tambakrejo, Semarang Utara, sebuah wilayah yang secara konsisten berjuang melawan ancaman abrasi dan banjir rob. Dalam aksi ini, para mahasiswa magister UMT dan mahasiswa UNDIP bekerja sama menanam bibit mangrove sebagai upaya kolektif penguatan kelompok pesisir. Aksi ini dilakukan bersama mitra lokal CAMAR (Cinta Alam Mangrove Asri dan Rimbun), sebuah kelompok masyarakat yang telah mendedikasikan diri sejak 2011 untuk menghijaukan lahan kritis demi menyelamatkan pemukiman mereka.
Kolaborasi ini diharapkan tidak hanya berhenti pada penanaman fisik, tetapi juga membangun kesadaran lintas budaya tentang pentingnya menjaga ekosistem pesisir bagi masa depan. Dengan memadukan perspektif akademik dan aksi ekologi, kemitraan antara Universitas Diponegoro dan Universiti Malaysia Terengganu ini menjadi bukti nyata bahwa solusi terhadap masalah lingkungan memerlukan aksi kolaboratif yang melampaui batas-batas negara.











